Oleh: Sis Soesetijo
Penulis memutuskan untuk menggunakan Nokia E51 sebagai modem karena fitur yang lengkap dan harga yang terjangkau. Spesifikasi yang dibutuhkan semua ada di E51 itu yaitu koneksitas WLAN, HSDPA (3.5G), IrDA, Bluetooth dan kabel USB. Ada fitur tambahan seperti kamera dengan resolusi 2 M, namun ini bukan hal yang utama. Sehari-hari penulis menggunakan OS Mandriva 2007 dengan kernel 2.6.18.rc7 (default kernel) atau kernel 2.6.22.5 (compile kernel sendiri) pada Notebook HP nx6320. Untuk koneksi ke Nokia E51, digunakan kernel 2.6.22.5 karena pada kernel ini kabel DKE-2 Nokia E51 terdeteksi sebagai ttyACM0 sedangkan pada kernel 2.6.18 tidak terdeteksi. Setelah kabel DKE-2 diplug-in ke USB Notebook maka menampilkan seperti gambar 1 berikut ini.
Gambar 1. Interface ttyACM0 pada kabel DKE-2
Sedangkan pada layar handset akan menampilkan pilihan mode seperti pada gambar 2 . Pilih PC Suite untuk koneksi ke E51 sebagai modem.
Gambar 2. Pilihlah Mode PC Suite
Pada koneksi ini digunakan protokol point-to-point "ppp" bukan "wvdial" atau yang lainnya. Kemudian penulis mendapatkan script koneksi GPRS di situs ini http://kapsi.fi/~mcfrisk/linux_gprs.html. Kopikan konfigurasi pppd ("gprs"), AT command script untuk koneksi dan diskoneksi ("gprs-connect-chat" dan "gprs-disconnect-chat"). Kemudian ketiga script ini dikopikan ke /etc/ppp/peers/.
Untuk koneksi ini, penulis menggunakan kartu pasca bayar Matrix Indosat. Untuk mendapatkan koneksi GPRS 3G, harus dilakukan registrasi terlebih dahulu dengan mengirim sms reg 3g ke 777 dan akan mendapatkan pin untuk handset. Yang perlu diperhatikan adalah setting APN "indosatgprs" username "indosat" dan password "indosat".
Setelah ketiga script di atas dikopikan, ada beberapa script yang perlu diedit sesuai setting-an pada jaringan GPRS Indosat yang akan digunakan. Sebelumnya harus dipastikan root dan group dapat melakukan eksekusi pada ketiga file script tersebut dengan mengubah chmod-nya (gambar 3).
Gambar 3.
- gprs script
- ubah /dev/ttyUSB0 (gambar 4) menjadi /dev/ttyACM0 (gambar 5)
- hilangkan tanda # pada "connect /etc/ppp/peers/gprs-connect-chat"
- tambahkan tanda # pada "connect "/usr/bin/wvdial........" (gambar 6)
- ubah user "rlnet" menjadi "indosat" (gambar 7)
Gambar 4.
Gambar 5.
Gambar 6.
Gambar 7.
2. gprs-connect-chat scripts
Gambar 8.
Ada 2 poin yang harus diganti pada script ini (gambar 8) yaitu "internet" ganti menjadi "indosatgprs" dan ATD*99# menjadi ATD*99***1#.
Apabila telah selesai mengedit script (gprs dan gprs-connect-chat), jalankan script tersebut dengan perintah seperti gambar 9 pada posisi root. Pastikan berada di directory /etc/ppp/peers/ dimana ketiga script tersebut berada.
Gambar 9.
Gambar 10.
Gambar 9 dan 10 menunjukkan kondisi setting gprs tersebut berhasil. Koneksi internet telah siap dilakukan. Interface yang muncul adalah ppp0, bisa dicek menggunakan ifconfig (gambar 10). Dengan perintah itu nomor ip kita bisa diketahui.
Gambar 11.
Hasil pengujian bandwidth dengan menggunakan bandwidth-meter yang berada di site http://3g.indosat.com/ memperoleh hasil sebesar 266 kbps (gambar 12).
Gambar 12.
Untuk mengakhiri koneksi, tinggal tekan ctrl+c, pada konsole akan muncul pesan seperti gambar 13.
Gambar 13.
